Manfa’at Madu & Propolis Lebah

Sejarah Kehidupan Lebah Madu
A. Kehidupan Lebah Madu
Lebah dalam bahasa Latin disebut Apis, –sejenis serangga penghasil madu. Terkait dengan rantai kehidupan di alam, lebah membantu proses penyerbukan alami bagi tumbuhan-tumbuhan. Manusia bisa melihat berjuta jenis tanaman di alam, beragam bunga yang indah dan pepohonan, serta menikmati aneka buah-buahan. Peristiwa alami yang berlangsung dari masa ke masa itu terjadi berkat kerja koloni lebah.
1. Koloni Lebah Dan Distribusi Tugas
Lebah madu merupakan insekta sosial hidup dalam suatu keluarga besar yang disebut koloni lebah dengan sifat polimorfisme, –setiap anggota koloni miliki keunikan anatomis, fisiologis dan fungsi biologis yang antar golongan sangat berbeda (Lebah Madu, Cara Beternak & Pemanfaatan, 2003). Jumlah populasi koloni tergantung kualitas dan potensi lebah ratu. Kemampuan bertelur ratu tergantung dari strain, queen rearing procedure (pemeliharaan) dan breeding program (pembudidayaan). Koloni madu terdiri atas tiga kasta; seekor lebah ratu, sekitar 200-300 lebah jantan, dan 10.000-100.000 lebah pekerja.
Lebah Ratu (Queen)
Lebah ratu hanya seekor dalam sarang tanpa raja. Jika ada dua ratu, keduanya berkelahi memperebutkan kedudukan, namun tetap memiliki watak yang halus, sabar dan mencintai rakyatnya. Ratu mempunyai sengat sebagai ovipositor,– senjata pengunusir ratu lain di dalam sebuah sarang. Lebah ratu bisa menyengat berkali-kali tanpa ada kerusakan tubuh atau binasa. Lebah ratu kebal terhadap segala penyakit karena konsumsi royal jelly setiap hari.
Warna lebah ratu biasanya merah tua dan dua kali lipat lebih panjang dan 2,8 kali berat dari lebah pekerja dengan masa hidup 3-7 tahun dan masa produksi hanya 2 tahun. Ovarium lebah ratu berkembang cukup sempurna sehingga mampu bertelur 1.500 sampai 2.000 butir telur sehari. Untuk menampung ovarium, perut lebah ratu membesar. Musim kawin lebah madu terjadi pada bulan Mei, Juni dan Juli setiap tahun.
Uniknya, selama hidup, lebah ratu hanya kawin sekali yaitu saat memasuki masa dewasa atau lebah ratu memasuki usia 23 hari dan memilih salah satu di antara ratusan ekor lebah jantan yang paling kuat untuk mengawini lewat sayembara terbang. Lebah jantan pemenang yang terbang menyusul dirinya berhak mengawini. Perkawinan berlangsung kala terbang di udara terbuka. Seusai kawin, keduanya jatuh ke tanah. Lebah jantan mati karena kantong sperma terpisah dan tertinggal dalam kantong sperma ratu (spermatheca) sebagai tempat penyimpan sperma lebah jantan hasil perkawinan.
Jika spermatheca belum banyak memiliki spermatozoa, maka kelangsungan perkawinan lebah ratu melibatkan 30 ekor lebah jantan. Lebah ratu kembali ke sarang dan mulai bertelur 2-3 hari pasca perkawinan, serta berhenti bertelur sampai habis simpanan sperma yang tersedia. Tugas utama lebah ratu, justru bertelur terus-menerus agar bisa terjadi regenerasi keturunan, dengan lahirnya lebah-lebah baru. Telur lebah ratu akan menjadi lebah pekerja, lebah jantan dan calon lebah ratu.
Lebah Jantan (Drone)
Meski tidak bekerja, lebah jantan bertugas mengawini ratu perawan atau calon lebah ratu (virgin queen) dengan lama hidup sekitar tiga bulan. Mata dan sayapnya lebih besar dari lebah pekerja. Warna kehitaman dengan dengungan suara agak keras. Kakinya tidak berkeranjang pollen untuk menyimpan tepung sari bunga, dan tidak berselang pipa penghisap madu di bibir, tidak berkelenjar malam (wax glands), ekor tidak bersengat serta bersifat tenang.
Tugas utama lebah jantan justru menjaga sarang dan membersihkan sarang dari kotoran. Kadang-kadang terbang sebentar kala cuaca cerah. Untuk makan, lebah jantan lazim disuapi lebah pekerja. Sayangnya, saat musim paceklik tiba, sebagian lebah jantan dibinasakan dan dikeluarkan oleh lebah-lebah pekerja dari sarang.
Lebah Pekerja (Worker Bees)
Ukuran tubuh lebah pekerja lebih kecil daripada lebah ratu dan lebah jantan. Bentuk tubuh lebih ramping, warna hitam kecoklatan, ekor bersengat lurus dan berduri. Sebenarnya lebah pekerja adalah lebah betina yang organ reproduksi tidak berkembang sempurna.
Lebah pekerja siap menyerang apapun yang coba mengganggu atau berusaha memasuki sarangnya, namun tidak pernah menyerang lebah ratu. Sengatan lebah pekerja hanya bisa digunakan sekali selama hidupnya, dan sesudah itu, langsung mati. Meski begitu, lebih jenis ini tidak tersesat karena memiliki indera yang tajam terhadap rumah (sarang), pun tajam mengenal kualitas makanan.
Di dalam sarang, setiap lebah pekerja melakukan tugas tertentu sesuai umur. Misalnya membuat sarang, membersihkan sarang, mengisi madu, memberi makan larva, mengangkut pollen dan menjaga sarang. Pembagian tugas dan organisasi lebah madu sangat teratur, tertib dan disiplin atas kesadaran diri. Semua tugas di dalam sarang, sepenuhnya diatur lebah rumah tangga, sedangkan tugas di luar sarang jadi tanggung jawab lebah lapangan. Dan tradisi tersebut tidak pernah terhenti selama hidup secara berkoloni.
Setelah lahir, lebah pekerja menjadi lebah rumah tangga dengan tugas pokok membersihkan bilik-bilik kosong agar bisa kembali digunakan kemudian jadi lebah pekerja yang bertugas menjaga dan memberi pakan larva. Tugas berikutnya, membangun bilik baru dan memperbaiki bilik yang lama. Setelah itu, lebah pekerja baru mulai menyimpan nektar dan serbuk sari yang dibawa sesama temannya. Saat itulah, mulai menyandang profesi sebagai lebah pengolah madu dengan tugas pokok memroses nektar jadi madu, memeram madu dan mencampur madu dengan tepung sari.
Tugas lain yang diemban secara bersama-sama dalam sebuah kekuatan komunitas adalah berfungsi sebagai lebah penjaga sarang. Lebah pencari pakan merupakan lebah pekerja yang tertua dan tergesit dengan mengemban tugas mengumpulkan dan mencari serbuk sari dan nektar. Di lapangan, lebah pekerja sering melakukan aktivitas pada saat suhu berada pada 150C-400C. Ketika suhu di atas 320C banyak lebah pencari pakan bergeser tugas ke pengumpulan air untuk menyejukkan sarang. Jumlah lebah pekerja dalam satu koloni mencapai 30.000 – 40.000 ekor dengan usia hanya 35 hari.
Kecepatan terbang lebah pekerja mencapai 65 km per jam, dan bisa menempuh jarak 46 km non stop. Bila sedang membawa nektar, kecepatannya tinggal 30 km per jam dengan kecepatan getaran sayap sebanyak 250 kali per detik. Gerakan sayap tersebut diatur oleh otot-otot dada. Jika otot menjulur ke bawah, sayap membentang ke atas, dan jika otot ditarik ke bawah, sayap menurun.
Untuk membuat 100 gram madu, lebah harus mendatangi sekitar satu juta tangkai bunga. Untuk mengumpulkan 1 kg madu, seekor lebah harus mengadakan perjalanan 90.000-180.000 kali dan mengunjungi banyak bunga sebelum pulang ke sarang. Jika setiap perjalanan menempuh jarak 3 km pulang pergi, seekor lebah harus menempuh jarak 3 x (90.000-180.000) km, atau minimal terbang sejauh tujuh kali keliling bumi. Nektar diangkut dalam kantung tepung yang ada di kaki. Dalam sarang, nektar diolah jadi madu, lilin dan royal jelly yang siap jadi makanan utama lebah ratu.
2. Pembentukan Koloni Dan Sarang
Ratu menghasilkan feromon, –senyawa kimia pemersatu koloni dalam satu kesatuan terorganisasir (Lebah Madu, Cara Beternak & Pemanfaatan, 2003). Pembentukan koloni lebah diawali dengan pertempuran sengit antara ratu dengan calon ratu. Jika ada calon ratu baru, larva dimatikan oleh ratu. Jika ada yang sempat lahir, ratu yang lama bertarung dengan ratu baru hingga salah satunya mati atau ratu yang kalah meninggalkan sarang diikuti sebagian lebah pekerja yang setia. Biasanya ratu yang eksodus justru ratu tua, dan kemudian membentuk koloni baru. Ratu tua yang tidak produktif dimatikan oleh lebah pekerja dan diangkat ratu baru.
Alasan perpindahan sebuah koloni lebah untuk mencari sumber pakan baru karena di tempat lama sumber pakan dan air berkurang, sarang terlalu panas, kena gangguan penyakit atau ada pengganggu (pemangsa) yang terus-menerus.
Sarang lebah tersusun dari jajaran heksagonal yang merupakan tempat bertelur, tempat menyimpan madu dan tempat pengumpulan tepung sari bunga. Bentuk ini memiliki keunggulan dibanding bentuk bulat atau persegi (dr Adji Suranto, SpA, 2005). Bentuk heksagonal membutuhkan bahan yang relatif sedikit, tetapi memiliki kapasitas sebagai tempat penyimpan yang maksimal. Jika sarang berbentuk bulat, tentu ada ruangan yang tidak terpakai. Jika berbentuk persegi empat, pemakaian bahan jadi lebih banyak. Umumnya satu sarang menghasilkan sekitar 150 kg madu setiap musim.
3. Siklus Hidup Lebah Madu
Lebah ratu yang bertelur subur siap menghasilkan lebah pekerja dan lebah ratu, dan telur yang tidak subur menghasilkan lebah jantan. Kedua jenis telur tersebut tampaknya sama. Dari kedua jenis telur itu, telur calon lebah pekerja jsutru yang terbanyak dihasilkan. Telur calon lebah jantan dihasilkan sejak awal musim bertelur dan jelang hijrah ke jumlah yang tidak terbatas.
Telur calon lebah pekerja diletakkan di sel yang terkecil dibanding sel untuk telur calon lebah jantan. Sel berpenghasilan larva lebah jantan memiliki tudung lilin lebih cekung dan lebih dalam dibanding sel larva lebah betina. Setelah tiga hari di dalam sel, telur menetas jadi larva yang tidak miliki sayap atau kaki dan tampak seperti seekor ulat dengan pakan terbanyak agar tumbuh lebih cepat. Dalam waktu singkat, tubuh lebah memenuhi ruangan sel.
Ketika larva memasuki fase pupa, lebah pekerja akan menutupi pintu sel rapat-rapat. Pada kondisi ini, terjadi perubahan tercepat pada tubuh pupa dengan ditandai tumbuhnya sayap dan kaki. Setelah selesai proses metamorfosis, lebah dewasa muncul dari pupa dalam bentuk lebah sempurna. Siklus hidup lebah madu mulai dari telur, larva, pupa dan akhirnya dewasa. Lamanya siklus hidup untuk setiap jenis lebah madu amat variatif. Awalnya, lebah ratu, pekerja dan lebah jantan berbentuk telur selama 3 hari, lalu jadi larva selama 4-9 hari. Periode pupa mulai berbeda untuk ketiga strata lebah madu ini. Lebah pekerja (10-20 hari), lebah ratu (10-15 hari) dan lebah jantan (10-23 hari). Sedangkan masa dewasa dimulai ratu pada hari ke-16, pekerja di hari ke-21 dan lebah jantan pada hari ke-24.
4. Komunikasi Lebah
Sebagai makhluk hidup, lebah madu memiliki cara komunikasi tersendiri. Pertama, Komunikasi Lewat Feromon. Cara komunikasi lewat foremon merupakan cara yang paling dominan yang dilakukan lebah madu. Feromon adalah senyawa kimia yang dihasilkan lebah ratu dari kelenjar hipofarink yang membawa informasi-informasi tentang kegiatan yang baru dilakukan anggota koloni sesuai keadaan yang sedang ataupun siap dihadapi. Feromon dihasilkan secara internal, tetapi bekerja eksternal untuk menginduksi reaksi-reaksi yang mengubah tingkah laku individu dalam spesies yang sama.
Penyebaran feromon dalam satu koloni lebah bisa berlangsung melalui kontak tubuh, makanan atau udara sekitar sarang. Perpindahan feromon dari lebah ratu ke lebah pekerja berlangsung saat lebah pekerja mengibaskan antena ke tubuh ratu. Di dalam sarang, feromon siap mengatur aktivitas lebah-lebah pekerja seperti memberi makan ke anggota koloni, membuang lebah yang mati, memberi tanda bahaya dan mengenal sesama anggota koloni. Di luar sarang, feromon sebagai daya tarik seksual untuk merangsang lebah-lebah jantan agar bisa mendekati dan mengawini ratu-ratu perawan atau sebagai kompas penuntun koloni bila sedang migrasi.
Kedua, Komunikasi Lewat Tarian. Lebah pekerja lebih efektif dan efisien mencari nectar bunga atau sumber pakan dengan mengandalkan bantuan lebah pekerja pemandu lewat tari keliling (round dance). Saat seekor lebah pemandu (scout) mendapat sari bunga, ia sering menari di depan sarangnya sebagai kode memberi tahu lokasi sari bunga ke semua rekan.
Dengan bantuan radar, para ilmuwan berhasil menjawab pertanyaan kontroversial seputar tujuan lebah menarikan tarian-tarian aneh dan mengibaskan tubuh. Tarian lenggak-lenggok yang populer itu berisi informasi tentang lokasi nektar (sari bunga), seperti yang diduga sejak tahun 1960-an. Awalnya, saat teori itu terungkap, terdapat banyak tanggapan skeptis sebagai akibat langsung dari ketidakyakinan mereka akan lebah yang bisa memahami pesan secara kompleks.
Para peternak lebah sudah sejak lama bertanya-tanya apa tujuan tarian itu, mengapa lebah menunjukkan tarian misterius di hadapan sarangnya sesaat setelah pulang mencari nektar. Biasanya, sebelum memasuki sarang, seekor lebah pembawa nektar melakukan gerakan dalam delapan tarian seperti mengibaskan perut kala menari, di tengah kerumunan lebah lain. Kibasan dan tarian tersebut dilakukan dalam pola berbeda dan terorganisir. Bagi seorang Karl Von Frisch, ahli hewan dan pemenang nobel, sudah pernah melakukan pengamatan agak detail pada tahun 1960-an. Frisch menyatakan, lebah sedang berjuang menyampaikan serangkaian instruksi tentang upaya menemukan sumber sari bunga saat menari.
Nektar Bunga
Lebah suka mengumpulkan tepung sari tertentu karena ada kandungan gula. Makin banyak nektar mengandung gula, makin senang lebah mengunjungi jenis bunga tersebut. Nektar yang hanya mengandung kurang dari 4% gula, justru tidak menarik dihinggapi.
Lebah juga mengunjungi jenis bunga tertentu, dan aktivitas tersebut membantu keberhasilan pembuahan tanaman. Di daerah tropis, curah hujan menentukan pertumbuhan tanaman. Curah hujan dan kelembaban udara mempengaruhi hasil nektar. Pada musim hujan, hasil nektar baik karena tanaman pakan lebah berbunga lebat. Bunga mengeluarkan nektar hanya pada cuaca sejuk agar sering dilihat lebah mencari madu pada pagi atau sore hari. Aktivitas siang hari yang panas tidak dilakukan untuk mencari nektar karena bunga hanya sedikit mengeluarkan nektar, dan lebah sibuk mencari air guna menyejukkan sarang.
Berikut ragam tumbuhan atau tanaman di Indonesia yang sering dikunjungi lebah; adas, albasia, apel, aren, asam, besaran, blingo, belimbing, bunga aster, bunga matahari, crème, delima, jagung, jambu air, jambu biji, jambu bol, jengkol, jukut lamuran, jukut riut, kacang tanah, kapuk randu, karet, kedelai, kelengkeng, kelor, kemangi, kembang penganting, kemuning, kecunung, kesambi, ketumbar, kopi, lamtoro, leci, markisa, mundu, namnam, nanas, oleander, orang-aring, padri, pala, pacar air, paci-paci, petai, pisang, rambutan, rengas, sagu, salak, salam, sawo kecik, sawo manila, semangka, sembung, sirsak, tembakau, teh, mentimun, waru, wijen dan wortel. (B. Sarwono, 2001).

Jenis Lebah

Madu dihasilkan secara murni oleh lebah. Adapun jenis-jenis lebah adalah :

•  LEBAH RATU (Queen)

  • Jenis kelamin betina Jumlah hanya seekor dalam satu koloni/sarang Memiliki tubuh yang paling besar, hampir 2 x dan beratnya 3 x lebah pekerja Tugasnya hanya kawin serta bertelur (2.000 s/d 2.500 butir/hari) Dapat menyengat berkali-kali tanpa binasa
  • Usia bisa mencapai 5 – 7 tahun

•  LEBAH JANTAN/RAJA (Drones)  

  • Jenis kelamin jantan Jumlahnya puluhan sampai ratusan ekor dalam 1 koloni Tugasnya mengawini lebah ratu, langsung mati kantong spermanya tertinggal pada lebah ratu Tidak memiliki sengat (tidak berbahaya) Memiliki tubuh lebih besar dari lebah pekerja, tetapi lebih kecil dari lebah ratu.
  • Usia + 3 bulan (tidak mencari makan)  

. LEBAH PEKERJA (Worker Bees)

  • Lebah pekerja adalah lebah yang alat reproduksinya tidak berkembang sempurna. Jenis kelamin betina (tidak dapat bertelur) Jumlahnya berkisar 30.000 s/d 40.000 ekor dalam 1 koloni Memiliki tubuh yang paling kecil dibandingkan jenis lebah lainnya Dapat menyengat
  • Usia berkisar 6 s/d 9 minggu

Tugasnya :

  • Menghisap nectar bunga
  • Mengumpulkan tepung sari bunga ( bee pollen )
  • Menghasilkan royal jelly (inti madu/susu ratu lebah)
  • Membantu penyerbukan (bertemunya serbuk sari dengan putik bunga, perpindahan sebuk sari dari benang sari ke kepala putik menghasilkan bunga
  • Memberi makan larva diruang eraman, memberi makanan khusus (royal jelly) larva ratu maupun ratu.

http://www.glory-honey.com/jenislebah.htm

Propolis

Propolis

Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu.Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada di dalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah, dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk[rujukan?].

Kegunaan

Kegunaan Propolis bagi manusia adalah :

Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :

  1. John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh
  2. Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
  3. Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur
  4. Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan
  5. Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital RRT|Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung]
  6. Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%
  7. Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluwarsa.
  8. Penelitian Ilmiah Tentang Hasil Lebah
  9. Produk perlebahan telah digunakan baik sebagai makanan maupun obat selama ribuan tahun.

    Jauh pada 2.735 SM, kaisar Cina Shen Nung telah menghimpun suatu ensiklopedi kesehatan yang lengkap, dan masih berlaku sampai sekarang. Ensiklopedi ini mengupas hasil dari lebah.

    Belum lama berselang, pada tahun 1991, Columbia University mempublikasikan suatu penelitian perlawanan terhadap kanker, yang salah satunya berasal dari produk lebah yaitu Propolis.

    Nilai gizi dan nutrisi yang terkandung didalam produk perlebahan telah diberitakan berulang kali dari hasil laboratorium di seluruh dunia.

    Di bawah ini Anda akan menemukan informasi penting yang berasal dari berbagai sumber penelitian dari berbagai negara tentang produk lebah.

    Baik dokter maupun ilmuwan akan memberikan pendapatnya.

    Semua ahli kesehatan sepakat bahwa POLA MAKAN, DIET dan GAYA HIDUP merupakan faktor penting dalam pemeliharaan kesehatan. Hal ini akan mempengaruhi proses penuaan serta kwalitas hidup.

    MANUSIA DAN LEBAH BERSAMA SELALU

    Kita memiliki banyak keajaiban bagaikan sebuah pertalian keluarga dengan lebah madu yang tidak dapat disangkal lagi.

    Apa yang dilakukan lebah secara naluri, sedikit banyak menjadi contoh di dalam kehidupan kita sehari hari.

    Apakah manusia dan lebah menyukai hal yang sama?

    • Tidakkah kita berusaha mencari sesuatu yang manis untuk melengkapi hidangan diatas meja, seperti juga lebah mencari nectar di jantung bunga?
    • Bukankah kita menyukai aroma parfum harum semerbak, dimana lebah pun tertarik pada harum semerbak bunga yang mekar?
    • Tidakkah manusia menyukai berbagai campuran warna indah untuk keindahan kebun di sekeliling, seperti juga lebah senang berterbangan kesana kemari di dalam taman bunga yang terdapat warna yang beraneka rupa?
    • Dan di zaman modern seperti sekarang ini, siapa yang tidak ingin mengecap kenikmatan yang diberikan Yang Maha Kuasa untuk suatu kehidupan yang harmonis satu sama lainnya?

    Dunia lebah kaya dengan warna yang beraneka ragam dan bau harum manis dari bunga yang mekar. Lebah meletakkan rumahnya sedemikian rupa sehingga bersih didalamnya. Setiap anggota lebah hidup dalam tatanan yang sangat teratur dan harmonis satu dengan lainnya.

    Lebah mengambil hasil panen dan menyimpan makanannya, dimana kelompok masyarakat lebah itu sendiri yang akan menjaganya.

    Di dalam dunia fauna, hanya lebahlah yang sibuk dengan pekerjaan pokoknya.

    Tanpa lebah yang mempunyai kemampuan mengangkut pollen yang mengakibatkan terjadinya pembuahan pada berbagai tanaman dan bunga, perkembang biakan dari berbagai species tumbuhan tidak akan terjadi.

    Sesungguhnya lebah memperkaya lingkungan dari berbagai belahan dunia melalui keberadaanya.

    HASIL HASIL SARANG LEBAH DALAM SEJARAH

    Lebah telah hidup lebih lama daripada manusia sendiri.

    Museum sejarah Amerika di New York menyimpan lebah yang kemungkinan merupakan lebah tertua di dunia, disimpan dalam potongan sebuah fosil alat pembuat keramik.

    Fosil tersebut ditaksir berusia 80.000.000 tahun, namun lebah yang terperangkap didalamnya mungkin lebih tua usianya.

    Sebuah lukisan yang terdapat dalam gua di dekat Valencia, Spanyol, berasal dari era mesolitik, menggambarkan figur manusia naik tangga mengambil madu dari sebuah sarang lebah dan bertahan dari sengatan lebah-lebah tersebut.

    Madu telah menjadi bahan pengobatan manusia, mungkin sejak zaman pra-sejarah, seperti yang telah ditemukan oleh beberapa ahli arkeologi.

    Pengkonsumsian lebah dan hasil-hasil lainnya telah ditemukan sejak jaman peradaban kuno, dan mungkin, sebelumnya.

    Orang Mesir kuno telah menyadari arti penting lebah dan produknya. Sesungguhnya, mereka menaruh hormat yang tinggi terhadap lebah dan sering menggunakan figure lebah dalam ornamen-ornamen yang mereka buat serta dalam dokumen-dokumen resmi.

    Mereka juga mempersembahkan madu dan serbuk madu kepada dewa-dewa mereka dan juga meninggalkan perbekalan madu di pemakaman yang diperuntukkan bagi mereka yang telah meninggal dunia sebagai bahan makanan selama mereka di akhirat.

    Mereka akan membuat hadiah yang terbuat dari madu kepada orang-orang yang mereka anggap memiliki derajat lebih tinggi

    Pada saat pesta pernikahan, mempelai laki-laki juga diharuskan memberikan madu kepada mempelai perempuan.

    Raja Firaun juga mengambil figure lebah sebagai symbol akan kerja keras dan pengabdian total terhadap sang ratu.

    Madu, serbuk lebah, dan propolis juga digunakan sebagai bahan obat-obatan dan pada perlengkapan operasi mereka.

    Madu dan serbuk lebah juga dikonsumsi untuk menyembuhkan luka akibat racun, bertindak sebagai penawar racun dan perekat kulit luar. Infeksi mata juga dirawat menggunakan produk lebah tersebut.

    Orang Yunani kuno juga sangat mengagumi lebah dan produk yang dihasilkannya.

    HIPOCRATES (460 – 377 SM), yang disebut sebagai ‘bapak pengobatan modern’, juga menggunakan propolis dalam perawatan yang dilakukannya.

    Bahkan, ia juga mengkonsumsi madu setiap hari, dan menyatakan bahwa, ‘Madu mampu menghangatkan kita, membersihkan luka, menutup luka pada permukaan kulit, menyembuhkan alergi, dan sakit tergores’.

    Ia bukan merupakan satu-satunya orang berpengaruh di Yunani yang menggunakan lebah sebagai bahan-bahan percobaanya.

    DEMOCRITUS, yang disebut-sebut mampu memecahkan ‘teka-teki atom dan isinya’, mengkonsumsi madu untuk diet yang dilakukannya dan akhirnya meninggal dalam usia 109 tahun.

    PHYTAGORAS dan murid-muridnya juga merupakan konsumen yang setia akan madu, juga kaum penyair, filsuf, penulis dan para akademisi lainnya – semuanya percaya bahwa madu bisa memperpanjang usia hidup dan memyembuhkan banyak penyakit.

    Madu dan serbuk lebah juga dikonsumsi secara bebas oleh para atlet olimpiade sebagai bahan diet mereka, dan sebelum bertanding, mereka akan meminum madu dan air putih untuk meningkatkan tenaga dan stamina mereka.

    Peradaban dan zaman yang lainnya telah banyak mengungkapkan keuntungan dari produk lebah ini. Pada zaman dahulu, Inggris dikenal sebagai ‘Pulau Madu’ karena banyaknya jumlah madu yang dipanen disana.

    Di Cina, serbuk madu merupakan produk yang paling dihargai, dikoleksi dalam sebuah tempat khusus yang diapungkan di danau.

    Segumpal madu dan serbuk lebah juga digunakan untuk menyembuhkan iritasi kulit.

    Suku Maori Selandia Baru membuat kue dari serbuk lebah dan suku Indian Apache serta Pueblo menggunakan serbuk sama untuk upacara kesuburan mereka.

    Dalam sebuah bab yang berjudul ‘Lebah’, Al Qur’an menyebutkan, ‘Dari dalam perut lebah, muncul sebuah mimuman yang warnanya berbeda dan mampu menyembuhkan bagi umat manusia’. Nabi Muhammad dipercayai menyatakan bahwa ‘madu merupakan obat bagi segala penyakit’.

    Rig-Veda ditulis dalam bahasa Sansekerta antara tahun 2000 dan 3000 SM, kitab suci umat Hindu, menyebutkan bahwa lebah bersama dengan Pendeta dan Wisnu, salah seorang Dewa Tritunggal Hindu, seringkali digambarkan sebagai lebah berwarna biru diatas sebuah bunga lotus (bunga padma/teratai).

    Selama Perang Boer (1899 –1902), luka-luka para prajurit dirawat dengan propolis dan royal jelly dengan jamur kering sebagai perbannya.

    Harapan yang muncul ialah, dalam beberapa hal, produk lebah ini akan mampu mengubah hidup Anda juga – menjadi lebih baik.

    TAHUKAH ANDA…?

    Kebanyakan dari kita tidak terlalu memperdulikan serangga kecuali kalau kita disengat olehnya, atau mengganggu kita dalam situasi yang lain.

    Kita bahkan tidak pernah berpikir bahwa mereka mungkin bisa memberikan keuntungan bagi kita. Mungkin lebah merupakan salah satu pengecualian. Kita semua mengetahui tentang madu.

    Sesungguhnya, banyak orang yang mengkomsumsi madu secara teratur sebagai bagian dari program diet harian mereka, sebagai pemanis disaat memasak atau disebarkan diatas sandwich atau roti tawar.

    Kita bahkan secara tidak sadar telah menyadari, bahwa madu memiliki kelebihan dalam hal pengobatan dan bisa digunakan untuk mengurangi sakit bagi sakit tenggorokan ketika kita mengalami flu.

    Madu bukan merupakan satu-satunya produk lebah, yang telah terbukti bisa memberikan keuntungan bagi manusia. Ada juga serbuk madu atau serbuk sari lebah (bee pollen); beeswax, yaitu semacam substansi cairan kuning yang diproduksi oleh lebah; royal jelly; propolis; dan bahkan racun lebah.

    Begitu banyak produk yang bisa muncul dari mahluk kecil ini, hanya bisa dijelaskan dengan baik jika kita melihat kehidupan lebah dan bagaimana komunitasnya diorganisasikan.

    Sebagaimana kita semua ketahui, lebah hidup dalam sarang. Sarang itu terbentuk dari lorong-lorong sel bersisi delapan yang kita sebut sebagai honeycomb, yaitu suatu tempat yang dibangun oleh lebah dengan lorong-lorong dan lubang untuk penyimpanan madu dan telur mereka.

    Sel ini dibuat dari getah lebah, dimana lebah-lebah itu, setelah mengkonsumsi sejumlah besar madu, kemudian mengolahnya dalam suatu tempat di perut mereka dan dikunyah hingga lembut, siap untuk dibentuk sesuai dengan keinginan.

    Mereka menggunakan ‘lem lebah’ ini, atau propolis, untuk mengikat honeycomb dalam sarangnya dan untuk memperbaiki kerusakan atau mengisi ruang, dan bahkan untuk merawat sarang itu.

    Serbuk yang dihasilkan oleh lebah digunakan oleh lebah sebagai makanan untuk lebah-lebah muda dan telah diketahui bahwa, pada sebuah koloni lebah yang mampu bertahan, bisa terdapat antara 22,5 hingga 32 kg serbuk.

    Royal Jelly merupakan makanan khusus yang dirahasiakan oleh lebah pekerja dan digunakan untuk memberi makan kepada larva saja, namun setelah tiga hari, hanya digunakan untuk ratu lebah yang akan datang.

    Racun lebah merupakan racun yang dilepaskan melalui sengatan seekor lebah.

    Terdapat ribuan lebah dalam satu sarang. Beberapa pendapat menyebutkan jumlah sekitar 40.000 hingga 60.000 ekor, lainnya menyebutkan antara 25.000 hingga 100.000 ekor.

    Setiap lebah memiliki tugasnya sendiri-sendiri dalam sarang. Meskipun hanya terdapat tiga tipe lebah, hanya ada satu ratu – sisanya merupakan lebah pekerja atau lebah jantan, dimana jumlah lebah pekerja jauh lebih banyak daripada lebah jantan.

    Tugas ratu lebah hanyalah untuk bertelur, mungkin sebanyak 2.000 buah setiap harinya. Ia dibuahi oleh lebah jantan, yang langsung mati begitu selesai membuahi ratu lebah.

    Jika ratu tidak dibuahi, maka larva tersebut akan menjadi lebah betina yang merupakan lebah pekerja.

    Lebah pekerja memiliki tanggung jawab membangun dan mempertahankan sarang, mencari nectar (cairan manis yang berasal dari bunga tumbuhan) yang digunakan untuk membuat madu dan mengumpulkan serbuk tumbuhan, memberi makan dan membesarkan anak ratu lebah, mengatur aliran udara dalam sarang dengan sayap mereka dan melindungi sarang dari mahluk asing.

    Lebah pekerja hanya hidup untuk satu musim, namun ratu lebah mampu bertahan hingga selama lima atau enam tahun.

    Dalam sarang yang dijaga kesinambungan produksinya atas madu dan hasil-hasil lebah lainnya, proses ‘pergantian ratu’ dalam sebuah sarang dilakukan oleh para lebah penjaga, yang setiap tahun, mengganti ratu lebah yang telah tua dengan ratu lebah yang lebih muda dan lebih kuat.

    Para lebah pekerja memiliki anatomi yang berbeda dengan ratu lebah, meskipun mereka semua lebah betina.

    Lebah pekerja memiliki otak yang lebih besar daripada ratu lebah. Kaki belakang lebah pekerja juga memiliki sisir untuk mengumpulkan serbuk dalam keranjang penyimpanan. Mulutnya terkonstruksi sedemikian rupa sehingga bisa menyedot nectar dari bunga, mengunyah serbuk, propolis dan getah, serta menyerang musuh.

    Dilain pihak, ratu lebah tidak memiliki kemampuan seperti tersebut diatas, dan bahkan tidak mampu memberi makan dirinya sendiri, bergantung sepenuhnya pada lebah pekerja.

    Ratu lebah memiliki peralatan reproduksi untuk menetaskan ribuan telur. Ia menyimpan telur-telur itu dalam ovipositor dan memiliki kantung penyimpan sperma dalam perutnya.

    Ratu lebah itu sebenarnya merupakan buatan, bukan terlahir sebagai ratu. Telur-telur yang ditentukan menjadi lebah pekerja disimpan dalam sel yang berukuran diameter 0,5 cm (1/4 inci). Sel yang dipersiapkan bagi ratu memiliki bentuk yang berbeda dan lebih besar.

    Penelitian ilimah telah mengungkapkan bahwa setiap larva betina dibawah usia empat hari, yang ditempatkan dalam sel ratu lebah, akan berubah menjadi ratu lebah.

    Bukan ukuran sel yang menentukan apakah larva tersebut akan berubah menjadi ratu. Apa yang dilakukan sel tersebut lebih berfungsi sebagai sebuah pertanda, yang membedakannya dengan sel lainya, sehingga lebah pekerja akan terus memberi makan larva yang ada di dalamnya dengan royal jelly, yang pada hari keempat, royal jelly tersebut tidak diberikan kepada larva yang lainnya.

    Larva-larva lainnya yang tidak mendapat makanan royal jelly akan berubah menjadi lebah pekerja.

    Sedangkan larva yang terus diberikan royal jelly akan berubah menjadi ratu lebah. Royal jelly merupakan makanan bagi ratu lebah seumur hidupnya.

    PRODUK PERLEBAHAN

    Produk perlebahan yang direkomendasikan di website ini berasal dari peternakan lebah terbesar dan tertua di dunia di sebuah gurun di Arizona yang bernama gurun High Desert.

    Tumbuhan yang ditanam sebagai pakan lebah di gurun ini bernama bunga clover yang telah diteliti memiliki gizi seimbang.

    Pengolahan produk lebah dilakukan di perusahaannya yang bernama CC Pollen yang merupakan pengolahan pertama produk perlebahan.

    Kemasan dibuat dalam bentuk tablet dan liquid agar lebih nyaman dikonsumsi.

    Cara mengkonsumsi produk perlebahan:

    * Konsumsi menggunakan air dingin karena khasiat produk akan jauh menurun bila terkena panas.
    * Sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan perut kosong agar penyerapan lebih cepat (kecuali yang menderita maag).
    * Buang kapas yang ada di dalam botol.
    * Tuangkan produk seperlunya ke tutup botol, baru pindahkan ke tangan. Jangan memasukkan tangan ke botol karena produk ini tanpa bahan pengawet.
    * Simpan di tempat sejuk atau dalam lemari es, jangan kena panas.
    * Ada kemungkinan reaksi awal berupa panas dalam bagi beberapa orang disebabkan tubuh menyesuaikan diri dengan produk.
    * Ada beberapa orang yang alergi pollen. Sebaiknya jangan menkonsumsi pollen.

    http://rahasialebah.com/hasil-lebah/index.ph

  10. Madu Itu Obat

    “Kemudian makanlah dari tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu ke luar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.” (QS. an-Nahl : 69)

    Madu itu obat, demikian firman Allah dalam surat an-Nahl ayat 69. Begitu pula hadits Nabi dari Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhu, “Kesembuhan (obat) itu ada pada tiga hal; dengan minum madu, pisau hijamah (bekam), dan dengan besi panas. Dan aku melarang ummatku dengan besi panas.” (HR. Bukhari)
    Dari Ensiklopedi MS Encarta, “Bee honey is an important constituent of the diet of many animals, such as bears and badgers, and is put to many uses by humans.” (MS Encarta, Honey). Madu lebah merupakan makanan penting bagi banyak binatang seperti beruang dan badger dan banyak digunakan oleh manusia. Sebagai contoh, beruang tahan hibernasi (tidur tanpa makan) berbulan-bulan dengan memakan madu sebelumnya tanpa kehilangan tenaga. Saat kita lelah atau kecapean, minum 2 sendok makan madu insya Allah membuat kita kuat kembali.

    Berobat dengan Cara Meminum Madu

    Hadits riwayat Abu Said al-Khudri radhiyallahu ’anhu, ia berkata, “Ada seorang lelaki datang kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam lalu berkata, “Saudaraku merasa mual-mual perutnya.” Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Minumkanlah madu!” Setelah orang itu memberi minum madu kepada saudaranya, dia datang lagi kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dan melapor, “Aku telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas. Kejadian itu berulang sampai tiga kali. Pada kali yang keempat Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam tetap bersabda, “Minumkanlah madu!” Orang itupun masih saja melapor, “Aku benar-benar telah meminumkannya madu tetapi dia malah bertambah mulas.” Maka Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Maha benar Allah (dalam firman-Nya, surat an-Nahl ayat 69) dan ada yang tidak beres dengan perut saudaramu itu (madunya tidak diminum).” Akhirnya Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam sendiri yang meminumkannya madu dan saudara orang itupun sembuh.” (HR. Muslim No. 4107)

    Minumlah madu ‘asli’ 1-2 sendok makan 3x sehari (pagi, siang, dan malam). Banyak madu yang ternyata isinya cuma gula jawa sehingga disukai oleh semut. Madu ‘oplosan’ seperti ini justru berbahaya bagi penderita penyakit seperti Diabetes/Gula. Madu asli biasanya ada gasnya sehingga jika dibuka dari botolnya, seperti ada bunyi tekanan yang keluar dan tidak begitu disukai oleh semut.

    Dari artikel Ensiklopedi Wikipedia, ternyata madu dapat menyembuhkan penyakit flu, diabetes, kerusakan usus, batuk, dan sebagainya. Bahkan sebagai makanan yang bisa meningkatkan stamina, otomatis madu membuat kita lebih kuat sehingga lebih tahan terhadap penyakit, dan jika terkena penyakit lebih cepat penyembuhannya. Madu juga dipakai untuk menyembuhkan radang tenggorokan dan batuk dan menurut riset baru-baru ini, madu sama efektifnya dengan obat-obatan modern.

    Sumber http://media-islam.or.id/

     

Tentang adefit

i'm a cute man
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s